📂 Asset: Panel Listrik
🛑 Issue: Kebakaran
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Asset | Panel Listrik |
| Issue | Kebakaran |
| Pelaku Ancaman | Insider Threat, Outsider Threat |
| Root Cause | 1. Instalasi panel listrik tidak sesuai standar. 2. Beban listrik melebihi kapasitas panel. 3. Pemeliharaan panel tidak rutin. 4. Panel listrik dalam kondisi lembap atau terpapar air. |
| WCGW (What Could Go Wrong) | Property: 1. Kerusakan panel & jaringan listrik. 2. Kerusakan bangunan akibat kebakaran dari panel. People: 1. Luka bakar atau cidera akibat kebakaran atau sengatan listrik. Operation: 1. Gangguan operasional akibat pemadaman listrik. Business Reputation: 1. Penurunan kepercayaan stakeholder akibat gangguan layanan. |
| Risiko Melekat | Peluang: Possible Dampak: Catastrophic Level: Extreme |
| Pengendalian Ancaman yang Ada | Man: 1. Pelatihan teknisi tentang standar instalasi & keselamatan listrik. 2. Sosialisasi bahaya listrik & kebakaran ke seluruh karyawan. Method: 1. Prosedur inspeksi & perawatan panel listrik. 2. Penjadwalan preventive maintenance panel & instalasi listrik. 3. Audit beban listrik secara berkala. Machine: 1. Pemasangan panel dengan enclosure tahan api & air. 2. Alat pelindung petir & sistem pentanahan (grounding). |
| Control Dokumen | 1. Prosedur Pemeliharaan Panel Listrik. 2. Jadwal Preventive Maintenance Panel. 3. Laporan Audit Beban Listrik. 4. Standar Instalasi Panel Listrik. |
| Risiko Residual | Peluang: Unlikely Dampak: Moderate Level: Moderate |
| Kerawanan | 1. Panel tidak dilengkapi enclosure tahan api/air. 2. Preventive maintenance tidak konsisten. 3. Audit beban listrik tidak dilakukan tepat waktu. 4. Tidak semua karyawan memahami potensi risiko panel listrik. |
| Risiko yang Diharapkan | Peluang: Rare Dampak: Minor Level: Low |
| Rencana Penanganan Risiko | 1. Lengkapi enclosure panel dengan standar IP tahan air & api. 2. Disiplinkan jadwal preventive maintenance dengan checklist. 3. Lakukan audit beban minimal 6 bulan sekali. 4. Sosialisasi bahaya panel listrik melalui poster & safety talk. |
| PIC | Engineering Dept Head, Safety Dept Head |
| Status | ✅ Accept |
📂 Asset: Panel Listrik
🛑 Issue: Gangguan Operasional (Blackout)
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Asset | Panel Listrik |
| Issue | Gangguan Operasional (Blackout) |
| Pelaku Ancaman | Insider Threat, Outsider Threat, Natural Event |
| Root Cause | 1. Beban listrik melebihi kapasitas panel & jaringan. 2. Kegagalan sistem proteksi panel (MCB, MCCB tidak bekerja optimal). 3. Tidak ada backup power system (genset/UPS) atau kapasitasnya tidak memadai. 4. Kerusakan komponen panel akibat usia pakai, kelembapan, atau serangga. |
| WCGW (What Could Go Wrong) | Property: - Kerusakan panel, jaringan distribusi internal & peralatan akibat lonjakan arus. People: - Cedera ringan akibat penanganan darurat yang tidak tepat. Operation: - Operasional berhenti total selama blackout. - Pengiriman barang & pelayanan terhenti. Business Reputation: - Keluhan pelanggan, hilangnya kepercayaan mitra & kerugian finansial akibat downtime. |
| Risiko Melekat | Peluang: Possible Dampak: Major Level: High |
| Pengendalian Ancaman yang Ada | Man: 1. Pelatihan teknisi listrik internal tentang pemantauan beban & manajemen daya. 2. Simulasi prosedur tanggap darurat listrik (blackout drill). 3. Sosialisasi jalur komunikasi & prosedur evakuasi saat listrik padam. Method: 1. Penetapan kebijakan audit daya listrik & kapasitas backup power. 2. Jadwal pengecekan & pengujian genset/UPS secara berkala. 3. Prosedur pemantauan real-time beban listrik & distribusinya. Machine: 1. Penyediaan genset/UPS yang mencakup kebutuhan minimum operasional penting. 2. Pemasangan sistem Automatic Transfer Switch (ATS) untuk percepatan switching ke backup power. 3. Penggunaan monitoring system berbasis IoT untuk memantau kesehatan panel & distribusi listrik secara realtime. |
| Control Dokumen | 1. Prosedur Tanggap Darurat Blackout. 2. Prosedur Operasional Standar (SOP) Audit Beban & Pemantauan Panel. 3. Jadwal & Laporan Preventive Maintenance Genset & UPS. 4. Instruksi Kerja Simulasi Blackout. 5. Data log & laporan real-time monitoring panel listrik. |
| Risiko Residual | Peluang: Possible Dampak: Minor Level: Moderate |
| Kerawanan | 1. Genset/UPS tidak diperiksa atau tidak berfungsi saat dibutuhkan. 2. Panel kelebihan beban akibat perubahan kebutuhan daya yang tidak termonitor. 3. ATS tidak bekerja optimal, mengakibatkan keterlambatan pemulihan daya. 4. Sosialisasi prosedur blackout belum menjangkau semua karyawan. |
| Risiko yang Diharapkan | Peluang: Unlikely Dampak: Minor Level: Low |
| Rencana Penanganan Risiko | ROAD MAP 2025: 1. Audit kebutuhan daya & perbandingan kapasitas backup power. 2. Penggantian atau penambahan unit genset/UPS jika kapasitas saat ini tidak mencukupi. 3. Pemasangan & commissioning sistem ATS (Automatic Transfer Switch) di panel utama. 4. Sosialisasi prosedur blackout kepada seluruh karyawan. 2026: 1. Implementasi dashboard monitoring panel listrik berbasis IoT. 2. Simulasi blackout secara rutin minimal 2× setahun. 3. Penambahan signage & jalur evakuasi khusus jika blackout terjadi. 2027: 1. Review total kapasitas listrik & backup power berdasarkan pertumbuhan operasional perusahaan. 2. Upgrade sistem backup power & monitoring jika kapasitas atau teknologi sudah usang. 3. Pelatihan lanjutan teknisi internal tentang penanganan kelistrikan & troubleshooting blackout. |
| PIC | Engineering Dept Head, Safety Dept Head, IT/Automation Dept Head |
| Status | ✅ Accept |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar