📂 Asset: Karyawan
🛑 Issue: Intoleransi
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Asset | Karyawan |
| Issue | Intoleransi |
| Pelaku Ancaman | Insider Threat |
| Root Cause | 1. Kurangnya pemahaman & edukasi tentang keberagaman & kesetaraan. 2. Tidak adanya kebijakan tertulis yang jelas tentang anti-diskriminasi. 3. Lemahnya mekanisme pelaporan & tindak lanjut jika terjadi diskriminasi. 4. Budaya kerja yang belum inklusif & suportif terhadap perbedaan. |
| WCGW (What Could Go Wrong) | People: Konflik internal antar karyawan, korban merasa tidak aman & stres. Operation: Penurunan produktivitas, meningkatnya turnover. Business Reputation: Reputasi buruk di mata publik & calon tenaga kerja akibat kasus diskriminasi. |
| Risiko Melekat | Possible — Major — High |
| Pengendalian Ancaman yang Ada | Man: 1. Sosialisasi nilai-nilai keberagaman, inklusivitas & kesetaraan secara berkala. 2. Pelatihan kepada seluruh karyawan tentang perilaku profesional & anti-diskriminasi. Method: 1. Kebijakan & prosedur tertulis tentang anti-diskriminasi & toleransi di tempat kerja. 2. Mekanisme pelaporan & penanganan diskriminasi (whistleblowing channel). 3. Prosedur investigasi internal yang objektif & transparan. Machine: - Tidak relevan secara langsung, tetapi kanal pelaporan dapat berbasis digital & terintegrasi. |
| Control Dokumen | 1. Kebijakan Anti-Diskriminasi & Toleransi 2. SOP Penanganan Laporan Diskriminasi 3. Laporan Audit Budaya & Keberagaman 4. Materi Pelatihan Anti-Diskriminasi & Etika |
| Risiko Residual | Unlikely — Moderate — Moderate |
| Kerawanan | 1. Belum semua karyawan mengikuti pelatihan keberagaman. 2. Kanal pelaporan belum diketahui semua pihak. 3. Belum ada audit budaya secara periodik untuk mengukur keberhasilan program. |
| Risiko yang Diharapkan | Rare — Minor — Low |
| Rencana Penanganan Risiko | 1. Wajibkan pelatihan keberagaman & etika kerja untuk seluruh karyawan baru & lama. 2. Sosialisasikan ulang kanal pelaporan & pastikan kerahasiaan & objektivitas penanganannya. 3. Lakukan survei tahunan tentang iklim kerja & budaya inklusif untuk evaluasi perbaikan. |
| PIC | HR Dept Head, Compliance Dept Head |
| Status | ✅ Accept |
📂 Asset: Karyawan
🛑 Issue: Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3)
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Asset | Karyawan |
| Issue | Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) |
| Pelaku Ancaman | Insider Threat |
| Root Cause | 1. Kurangnya kesadaran & pengetahuan karyawan mengenai standar K3. 2. Alat pelindung diri (APD) tidak tersedia atau tidak digunakan dengan benar. 3. Tidak adanya inspeksi & audit K3 yang rutin. 4. Peralatan kerja tidak terawat & area kerja tidak tertata dengan aman. |
| WCGW (What Could Go Wrong) | Property: Kerusakan aset akibat kecelakaan kerja. People: Cedera ringan, berat, hingga kematian pada karyawan. Operation: Gangguan operasional karena absensi & investigasi insiden K3. Business Reputation: Reputasi buruk karena catatan insiden kerja yang tinggi & pelanggaran hukum ketenagakerjaan. |
| Risiko Melekat | Possible — Major — High |
| Pengendalian Ancaman yang Ada | Man: 1. Pelatihan & refreshment rutin K3 untuk semua karyawan & vendor. 2. Sosialisasi budaya K3 & poster reminder di seluruh area kerja. Method: 1. Kebijakan & prosedur K3 tertulis & diterapkan di semua unit. 2. SOP penggunaan & perawatan APD. 3. Audit & inspeksi area kerja secara berkala. 4. Program safety talk & toolbox meeting harian. Machine: 1. Penyediaan APD yang sesuai standar & memadai untuk semua pekerja. 2. Pemasangan rambu-rambu keselamatan & jalur evakuasi di area kerja. 3. Perawatan berkala peralatan kerja & fasilitas umum. |
| Control Dokumen | 1. Kebijakan K3 2. SOP Penggunaan & Perawatan APD 3. Jadwal & laporan audit K3 4. Catatan pelatihan & kompetensi K3 karyawan & vendor 5. Safety Manual & Rencana Keadaan Darurat |
| Risiko Residual | Unlikely — Moderate — Moderate |
| Kerawanan | 1. Tidak semua karyawan menggunakan APD sesuai standar. 2. Audit & inspeksi kadang tidak dilakukan tepat waktu. 3. Data pelatihan & sertifikasi K3 belum lengkap & terupdate untuk semua karyawan. |
| Risiko yang Diharapkan | Rare — Minor — Low |
| Rencana Penanganan Risiko | 1. Penegakan disiplin penggunaan APD di area kerja. 2. Penjadwalan audit & inspeksi K3 secara digital untuk memastikan konsistensi. 3. Update & monitoring data pelatihan K3 semua karyawan & vendor secara berkala. 4. Peningkatan kampanye budaya keselamatan melalui media internal. |
| PIC | Safety Dept Head, HR Dept Head, GA Dept Head |
| Status | ✅ Accept |
📂 Asset: Karyawan
🛑 Issue: Unjuk Rasa
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Asset | Karyawan |
| Issue | Unjuk Rasa |
| Pelaku Ancaman | Insider Threat (karyawan/serikat pekerja), Outsider Threat (provokator eksternal, LSM) |
| Root Cause | 1. Ketidakpuasan terhadap kebijakan perusahaan (upah, tunjangan, PHK, jam kerja). 2. Kurangnya komunikasi dua arah antara manajemen & karyawan/serikat pekerja. 3. Tidak adanya mekanisme penyelesaian keluhan yang efektif. 4. Pengaruh pihak eksternal yang memprovokasi. |
| WCGW (What Could Go Wrong) | Property: Kerusakan fasilitas akibat massa yang tidak terkendali. People: Cedera pada karyawan, petugas keamanan, atau pihak ketiga akibat bentrokan. Operation: Proses produksi & operasional terhenti akibat aksi mogok & blokade. Business Reputation: Citra perusahaan turun di mata publik, media meliput aksi & memperburuk reputasi. |
| Risiko Melekat | Possible — Major — High |
| Pengendalian Ancaman yang Ada | Man: 1. Pembentukan tim Industrial Relation (IR) untuk komunikasi intensif dengan serikat pekerja. 2. Pelatihan bagi supervisor & manajer tentang cara menghadapi konflik industrial. Method: 1. SOP penyelesaian keluhan & perselisihan secara bertahap (grievance handling). 2. Forum komunikasi rutin dengan serikat pekerja untuk mendiskusikan aspirasi & isu. 3. Rencana Kontinjensi Keamanan & Operasional saat aksi terjadi. Machine: 1. Sistem pemantauan CCTV & personel untuk memantau situasi saat aksi. 2. Persiapan barikade sementara untuk melindungi aset penting. |
| Control Dokumen | 1. Kebijakan Hubungan Industrial & Kode Etik 2. SOP Penanganan Keluhan & Perselisihan 3. Notulen & hasil pertemuan Bipartit 4. Rencana Kontinjensi Industrial Action 5. Laporan Monitoring Situasi & Eskalasi |
| Risiko Residual | Unlikely — Moderate — Moderate |
| Kerawanan | 1. Komunikasi dengan serikat pekerja belum terjalin optimal di beberapa unit. 2. Tidak semua supervisor memahami prosedur grievance handling. 3. Rencana kontinjensi belum pernah diuji coba. |
| Risiko yang Diharapkan | Rare — Minor — Low |
| Rencana Penanganan Risiko | 1. Tingkatkan komunikasi formal & informal dengan serikat pekerja secara berkala. 2. Lakukan refreshment training grievance handling untuk seluruh supervisor & IR. 3. Simulasi & evaluasi rencana kontinjensi minimal 1x per tahun. 4. Dokumentasi aspirasi & tindak lanjut disampaikan secara transparan kepada karyawan. |
| PIC | HR Dept Head, GA Dept Head, IR Team, Security Dept Head |
| Status | ✅ Accept |
📂 Asset: Karyawan
🛑 Issue: Pencurian, Perampokan, Penjambretan
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Asset | Karyawan |
| Issue | Pencurian, Perampokan, Penjambretan |
| Pelaku Ancaman | Outsider Threat (kriminal eksternal, pelaku jalanan), Insider Threat (karyawan lain dengan niat jahat) |
| Root Cause | 1. Pengamanan area kerja & parkir tidak memadai. 2. Tidak ada SOP yang melindungi karyawan saat perjalanan dinas atau pulang-pergi. 3. Karyawan membawa/menggunakan barang berharga secara mencolok. 4. Kurangnya awareness karyawan tentang tindakan preventif. |
| WCGW (What Could Go Wrong) | Property: Kehilangan harta benda pribadi karyawan. People: Cedera fisik & trauma psikologis karyawan akibat tindak kekerasan. Operation: Gangguan pada tugas/dinas akibat karyawan menjadi korban & butuh pemulihan. Business Reputation: Citra negatif perusahaan karena dinilai tidak mampu melindungi karyawannya. |
| Risiko Melekat | Possible — Major — High |
| Pengendalian Ancaman yang Ada | Man: 1. Sosialisasi tips keselamatan pribadi saat di perjalanan & di area kerja. 2. Penegakan aturan penggunaan loker & penyimpanan aman barang berharga. 3. Patroli rutin security di area parkir & publik. Method: 1. SOP pengamanan karyawan dalam perjalanan dinas & area kerja. 2. Penempatan petugas & CCTV di titik rawan. 3. Koordinasi dengan aparat keamanan lokal untuk antisipasi. Machine: 1. Sistem CCTV & penerangan yang memadai di seluruh area parkir & akses masuk. 2. Fasilitas loker & penyimpanan barang berharga bagi karyawan. |
| Control Dokumen | 1. SOP Pengamanan Karyawan di Area Kerja & Perjalanan Dinas 2. Jadwal Patroli & Laporan Inspeksi Area Rawan 3. SOP Penanganan Insiden Kriminal 4. Materi Sosialisasi Awareness Keselamatan Pribadi |
| Risiko Residual | Unlikely — Moderate — Moderate |
| Kerawanan | 1. Titik buta (blind spot) CCTV di beberapa area parkir. 2. Penerangan masih kurang di sebagian akses keluar malam hari. 3. Sosialisasi keselamatan pribadi belum menyeluruh untuk karyawan baru. |
| Risiko yang Diharapkan | Rare — Minor — Low |
| Rencana Penanganan Risiko | 1. Lengkapi coverage CCTV & perbaiki penerangan area. 2. Refreshment & distribusi panduan keselamatan pribadi tiap tahun. 3. Lakukan review & update SOP pengamanan & perjalanan dinas. 4. Audit kondisi fasilitas loker & area publik secara berkala. |
| PIC | Security Dept Head, HR Dept Head, GA Dept Head |
| Status | ✅ Accept |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar